Memahami Jenis Burung Lovebird Berdasarkan Genetik


WAKWUK - Sering kali pertanyaan seperti ini dilontarkan baik secara langsung atau lewat postingan di medsos, dan tidak sering juga dijumpai perdebatan. Perdebatan ini disebabkan karena semua melihat burung hanya dari sisi warna yang tampak secara Visual padahal burung ini juga memiliki genetik yang tidak semua bisa tampil secara Visual.

Gen dibagi dua menurut penampakannya:
1. Gen Fenotip.
2. Gen Genotip.

1. GEN FENOTIP
Gen fenotip adalah gen yang tampak secara visual pada bulu burung. Seperti warna Green, Blue dll.
Penampakan secara visual biasanya langsung ditentukan jenis warna mutasinya. Jika warna mutasinya jelas maka dengan mudah dapat ditentukan. Akan menjadi hal yang sulit jika warna mutasinya tidak jelas dan hal ini yang menyebabkan perdebatan dan pertentangan.

Lebih sulit menentukan jenis mutasi warna dengan Visual dibandingkan dengan Genotip. Mengapa demikian?
Hal ini karena disebabkan penyilangan burung yang tanpa arah dan tujuan sehingga mutasi warna jadi saling tumpah tindih dan tidak bisa tampak secara jelas.

2. GEN GENOTIP
Gen genotip adalah gen yang tidak tampak secara visual dan hanya tampak pada sel.
Gen gennotip pada Lovebird lebih dikenal dengan istilah split atau possible.

Gen genotip bisa tampak secara Visual jika mempunyai Pasangan kromosom yang sama seperti Parblue dengan menampakan warna Yellow pada kuku dan paruh orange jika mempunyai kromosom yang sama Pb Dan PB atau PB Dan Blue.

Yang tidak nampak secara visual Di sebut split, yaitu gen resesif yang berpasangan dengan gen dominant atau gen resessif yang tidak mempunyai Pasangan kromosom yang sama.

Menentukan genetik lebih mudah karena gentika adalah Hukum dan pasti keabsahannya.

ILUSTRASI KHUSUS

* Warna Dark Blue yang pekat sekali seringkali salah dalam menilai dan dianggap sebagai D Blue Violet. Violet adalah incomplete dominant dan hanya dicetak melalui induk Violet.

* Clear Pied akan sulit sekali memberikan jenis mutasi warnanya jika benar-benar claer sehingga warna pied (blorok)nya tidak tampak. Seperti warna Dilute. Dan jika diternak ternyata menghasilkan anak pied kemudian bikin posting bukan pied x pied anak pied !!!! Padahal induk burung tersebut adalah pied yang tidak jelas warnanya.

Jadi menentukan jenis Mutasi warna burung tidak bisa hanya dilihat secara Visual saja.

By: Irwan Sentosa Parnozh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back To Top